Beranda Pariwisata THM Marak, Slogan Agamis Dipertanyakan

THM Marak, Slogan Agamis Dipertanyakan

493
0
BERBAGI
Tahtabekasi.com-Puluhan massa dari berbagai gabungan organisasi umat islam yang terdiri dari FPI, FUI,Furkis serta Majelis Taklim se Kabupaten Bekasi menggeruduk Perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Pasalnya, Pemerintah Daerah kurang bersikap tegas dalam menegakan aturan menyongsong datangnya bulan suci Ramadhan yang tinggal seminggu lagi.
Koordinator Aksi, Kosim‎ mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa umat islam untuk menuntut ditegakannya aturan terhadap keberadaan THM yang ada di Kabupaten Bekasi.
“Bekasi tidak boleh ada tempat maksiat, kami menolak perda pariwisata, yang memberikan surat ijin tempat hiburan malam,”ujarnya, Rabu (10/6).
Menurut Kosim, Bupati Bekasi dan Kepolisian harus segera turun ke lapangan langsung menutup tempat hiburan malam (THM) yang beroperasi apalagi dalam menyambut datangnya bulan ramadhan , Bupati sebagai penguasa tertinggi di Kabupaten Bekasi harus mengambil langkah dan tindakan, jangan sampai masyarakat turun menertibkan THM di Kabupaten Bekasi.
Selama ini, pembiaran terhadap THM di Kabupaten Bekasi masih berlangsung. Pihaknya meminta Pemerintah tak hanya gertak sambel saja. diminta membuktikan ketegasan yang dimiliki kalau memang masih peduli dengan masyarakatnya.
‎”Kalau Bupatinya yang turun langsung menutup THM pasti yang lain bakalan pada nurut, kalau kami yang turun khawatir justru hukum rimba yang berlaku,”ucapnya.(Dje)