Beranda Pemerintahan Sekjen GP Ansor : Kinerja RT Tak Sebanding Dengan Kesejahteraan

Sekjen GP Ansor : Kinerja RT Tak Sebanding Dengan Kesejahteraan

32
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Peran RT/RW tak sebanding dengan perhatian kesejahteraan yang diterimanya. Dalam persoalan rumah tangga kehidupan bermasyarakat, keberadaan pejabat level terbawah dalam pemerintahan ini, dapat menjadi penengah.

Hal itu diungkapkan, Sekjen PC GP Anshor Kabupaten Bekasi, Himawan Abror dalam Talkshow ‘Warung Bekasi’ yang difasilitasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi di Ballroom Batiqa Hotel Jababeka Cikarang, Kabupaten Bekasi, Kamis (19/10/2017) malam.

“Kesejahteraan perangkat RT dan RW harus menjadi perhatian serius pemerintah,” terang

Dirinya mencontohkan, saat ada warga yang meninggal dunia, Ketua RT maupun RW yang mengakomodasi warga setempat untuk membantu mengurusi pemakaman warga yang meninggal dunia. Kemudian ketika ada got mampet, pohon tumbang, kabel putus, atau saat ada penyakit masyarakat, itu semua biasanya diselesaikan melalui RT/RW. Artinya, keberadaan RT/RW sangat penting dan dibutuhkan.

Menurutnya, dana stimulan dari Pemkab yang hanya beberapa ratus ribu rupiah, sangat tidak cukup bila dilihat dari cara kerja mereka yang tak mengenal waktu dalam melayani masyarakat.

Sementara itu, Salah seorang RT di Desa Hegarmukti, Cikarang Pusat, Doni Ardon yang turut menjadi nara sumber mengatakan bahwa peran RT dan RW perlu difasilitasi oleh sebuah lembaga, atau paguyuban atau forum komunikasi sejenisnya yang dapat memfasilitasi RT untuk memperoleh dan memanfaatkan sumber daya yang berasal dari pemerintah maupun swasta. yang nantinya memfasilitasi komunikasi para RT dan RW agar saling mengenal sehingga dapat berbagi potensi yang ada di wilayahnya masing-masing. “Cukup manusiawi bila RT di wilayah pelosok memperoleh manfaat dari rekan sesama RT yang ada di wilayah industri,” ucapnya. Sehingga dengan adanya forum komunikasi RT/RW akan mudah menyalurkan aspirasi masyarakat.

“Kalau Forum Kepala Desa dan Forum BPD saja ada. Kenapa RT/RW enggak bisa, nanti saya komunikasikan dengan para RT dan RW yang lain,” ungkap Doni Ardon. (hdy)