Beranda Pariwisata Satpol PP Tempel Stiker “Larangan Keras” di Cafe Kaplingan

Satpol PP Tempel Stiker “Larangan Keras” di Cafe Kaplingan

349
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Puluhan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi Tempel Stiker Larangan Keras beroprasi terhadap tempat hiburan malam (THM) di Kaplingan Perbatasan Telaga Asih, Cikarang Barat dengan Wanasari, Cibitung, Rabu (30/3) tanpa adanya perizinan yang lengkap.

Menurut Kabid Trantib Satpol PP, Denni Kusdiana mengatakan, Penertiban tersebut adalah sebagai bentuk dari penegakan peraturan perundang-undangan yakni Perda Perda No. 10 Tahun 2002 Tentang Larangan Perbuatan Asusila, Perda No. 7 Tahun 2007 Tentang Penyelenggaraan Kepariwisataan, Perda No. 4 Tahun 2012 Tentang Ketertiban Umum, Perda No. 10 Tahun 2013 Tentang Izin Mendirikan Bangunan.

Oleh karena itu pihaknya menghimbau, para pemilik cafe untuk tujuh hari kedepan harus melengkapi semua perijinannya. Dan selama dalam proses tidak diperbolehkan melakukan operasi. Jika para pemilik cafe tidak mengindahkan stiker yang dipasang akan dilayangkan surat teguran pertama, ke dua hingga ke tiga setelah itu akan dilakukan pembongkaran karena tempatnya bukan peruntukannya.
” Apabila ada yang melanggar tujuh hari akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku,”paparnya.

Menurut salah satu tokoh setempat H Muh Ali Saleh mengatakan, dirinya berharap permasalahan ini bisa sampai tuntas bersih sehingga kemaksiatan bagi anak atau remaja bisa terhindari. Karena dirinya khawatir warga yang ada bisa terbawa rusak akibat dari seronoknya pakaian yang dipakai perempuan cafe yang lalulalang lewat dijalan bahkan di depan masjid.” kami minta ini selesai dan tuntas tidak ada maksiat disini,”ungkapnya singkat.(Hdy)