Beranda Budaya Sanggar Tari Berikan Pembinaan Karakter Diusia Dini

Sanggar Tari Berikan Pembinaan Karakter Diusia Dini

449
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Pembentukan karakter anak tidak hanya dilakukan di Sekolah dengan berbagai pembelajaran tentang akhlak , agama, budi pekerti tapi juga dengan muatan lokal (mulok) dan juga seni budaya.

Hal itu diungkapkan Kepala Sanggar Tari Melati Perum Depsos, Telaga Asih, Cikarang Barat, Kab Bekasi, Bunga Dian Ayuningtyas, S Pd kepada Tahtabekasi.com, Minggu (6/12).

Menurut Dian, dirinya mengajarkan cara mendorong kemandirian sejak awal. Kemandirian akan menuntutnya pada kepedulian terhadap diri sendiri, berfikir dan menyelesaikan permasalahan.

“Anak-anak di sanggar tari kami. Diajarkan kemandirian, disiplin seperti masang sampur harus sendiri itu sebagai salah satu pembinaan karakter dari dini,” jelas pengajar tari jawa klasik dan kreasi di Anjungan Jawa Tengah TMII, yang juga salah satu pembimbing tari sanggar melati Ati.

Sekretaris Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, Ny, Tri Lestari.
Sekretaris Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, Ny, Tri Lestari.

Sementara itu, Sekretaris Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, Tri Lestari mengatakan, memang seni perlu diperan aktifkan untuk membangun karakter anak. Karena seni merupakan budaya adat ketimuran.

“Kami akan berupaya seni bisa dimasukan untuk pembinaan karakter, dan itu perlu digali kepada anak-anak yang berusia dibawah 10 tahun, karena penanaman karakter pada usia dini langsung bisa terserap dipikiran dan otak anak. Yaa salah satunya mandiri dan disiplin itu penting,” papar bunda tri.

Bunda Tri berharap dengan adanya pembinaan karakter di Sanggar-sanggar tari bisa menambah semangat orang tua untuk mengenal dan memasukkan anaknya untuk mengetahui budaya.

” anak-anak bisa belajar seni dan memahami seni tari dari daerah-daerah lain dan juga diberi pembekalan karakter oleh gurunya, dan semoga ini diminati sama orang tua untuk bisa melestarikan budaya,” katanya singkat.(An)