Beranda Kesehatan Polisi Sita Ribuan Obat Yang Tak Memiliki Izin Edar

Polisi Sita Ribuan Obat Yang Tak Memiliki Izin Edar

69
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com– Sat Res Narkoba Polres Metro Bekasi bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Propinsi Jawa Barat, serta Badan Narkotika Kabupaten (BNK terpaksa harus menyita ribuan jenis obat kimia dan herbal berbagai merk yang sudah dikemas ke dalam botol dan plastik serta harus memasang garis Polisi (Police Line) di salah satu toko obat dan mainan Cung-U dan Apotek Evita Cikarang. Pasalnya, tidak sesuai dengan izin usaha yang dijalankan.

“Di sini kami terpaksa harus memasang garis polisi (Police Line). Pasalnya, toko ini tidak sesuai dengan izin usaha. Dalam izin tersebut hanya tertera ‘Toko Obat’, namun pada kenyataanya menjual berbagai macam obat yang seharusnya di bawah naungan dokter maupun apoteker,” ujar Kasat Res Narkoba Polres Metro Bekasi, Kompol Ahmad Fanani kepada awak media, Senin (18/09).

“Selain itu, Apotek Evita tidak mengantongi izin yang sah sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku mengenai kesehatan, Barang bukti kami bawa sebagai proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut¬†,” beber Ahmad.

Menurutnya, dalam razia ini sebagian kecil terdapat kandungan obat terlarang, namun belum didapati obat PCC.

“Dalam inspeksi mendadak kali ini, kami menyisir di wilayah Cikarang Utara dan Cikarang Kota,” katanya.

Dirinya pun akan menindak tegas semua pelaku pengusaha obat yang nakal, supaya tidak merugikan masyarakat awam.

Sementara itu, Staff Pemeriksaan dan Pengawasan pada Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung, Rani mengatakan, untuk pemesanan obat pada usaha Apotek harus dilakukan oleh apoteker yang mempunyai Surat Izin Praktek Apoteker (SIPA) dan masih berlaku.

“Selain itu, dalam pembelian obat pun harus dilengkapi dengan dokumen-dokumen administrasi yang lengkap dan di tempat Pedagang Besar Farmasi (PBF),” pungkasnya. (Ane)