Beranda Pemerintahan Pemerintah Diminta Matangkan Perencanaan Pembangunan

Pemerintah Diminta Matangkan Perencanaan Pembangunan

42
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com- Perencanaan pembangunan di Kabupaten Bekasi dinilai masih belum matang sepenuhnya. Seakan-akan perencanaan tidak berjalan sama sekali, sehingga pembangunan yang ada berjalan secara parsial dan tidak jelas.

Anggota Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bekasi Jamil meminta supaya perencanaan ini bisa dilakukan dengan baik. Sehingga progress pembangunan bisa lebih baik lagi.

“Pembangunan jalan ruas Kali Malang dari Perbatasan Bekasi Timur Kota Bekasi hingga ke Cikarang tidak jelas juntrungannya. Padahal jika pembangunan jalan tersebut direncanakan dengan matang dan dikaji dengan seksama akan mendatangkan manfaat yang cukup besar sehingga bisa mengurai kemacetan di daerah itu,” ucap Jamil.

Namun kenyataannya tidaklah demikian. Bahkan jalan yang sudah dibangun dan menghabiskan uang negara ratusan juta tidak bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya sebagai jalan utama. Hal ini dikarenakan perencanaan yang semestinya dilakukan dengan sebaik mungkin tidak dilakukan sebelum menganggarkan suatu kegiatan. Hasilnya sudah pasti tidak maksimal dan bahkan hanya sia-sia saja karena sudah mengeluarkan duit banyak untuk melakukan pembangunan tetapi tidak bisa dipakai hasil pembanggunannya.

“Semestinya pembangunan jalan sisi Kali Malang tidak langsung digeber sampai ke Cikarang. Cukup dianggarkan dari Bekasi Timur sampai ke Cibitung terlebih dahulu. Tetapi perencanaannya betul-betul matang. Sehingga jalan yang sudah dibangun bisa langsung dinikmati pengguna jalan dan sekaligus bisa mengurai kemacetan. Sehingga pembangunan yang ada jelas progresnya dan jelas pula peruntukannya,” tambahnya.

Tidak seperti yang ada saat ini, jalan sudah dibangun dari Bekasi Timur sampai ke Cikarang, tetapi di tengah-tengahnya masih sepotong-sepotong atau ada titik yang belum dibangun sama sekali. Bahkan jalan yang sudah dibangunpun tidak bisa dilalui kendaraan karena di tengah-tengah jalan tersebut masih berdiri kokoh tiang listrik dan Telkom. Ini menandakan kalau eksekutif tidak jeli atau tidak matang melakukan kajian.

“Kalau kajian perencaan dilakukan dengan matang dan maksimal tidak akan terjadi seperti ini. Jalan sudah dibangun tetapi hasilnya untuk lapak para kaki lima. Ini adalah suatu keanehan dalam perencanaan pembangunan. Dan ini juga menandakan kalau pemerintah kurang serius menata Bekasi itu sendiri,” tuturnya. (red/adv)