Beranda Pemerintahan Pelatihan dan Job Fair Masih Program Prioritas 2018

Pelatihan dan Job Fair Masih Program Prioritas 2018

21
0
BERBAGI

Disnaker Kabupaten Bekasi Terus Siapkan Pelatihan Matangkan Masyarakat Masuk Dunia Industri dan Wira Usaha

Tahtabekasi.com-Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi akan terus berupaya dan membantu mengurangi pengangguran dengan berbagai cara terhadap masyarakat untuk bisa mandiri dengan diberikan pelatihan-pelatihan (non formal).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, Drs.H. Efendi, M.Si  Effendi kepada Tahtabekasi.com di ruang kerjannya, Rabu (7/12/2017).”Kami terus melakukan Program usaha mandiri (usman) di setiap kecamatan se Kabupaten Bekasi berupa pelatihan,” katanya.

Program ini lebih diberikan kepada masyarakat yang tingkat usianya masih produktif namun tidak bekerja di perusahaan manapun.

Sedangkan, bidang informasi pasar kerja (formal) akan selalu berupaya mengentaskan pengangguran dengan informasi-informasi lowongan kerja dan mempertemukan antara pemberi pekerjaan (perusahaan-red) dengan pencari kerja (pencaker) yang dikemas melalui bursa pameran kerja (Job fair). Job fair biasanya dilakukan 3 kali dalam setahun dengan lokasi yang berbeda dengan diikuti oleh perusahaan dan ribuan peserta pencari kerja.

“Kami terus berupaya mengurangi pengangguran dengan mengadakan Job Fair mengundang Perusahaan dan Pencaker. Dan ini kami lakukan se tahun 3 kali,” ungkap Drs.H. Efendi.

Struktur Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi.

Dirinya menjelaskan, Bahwa, Pameran bursa kerja lebih menekankan pada kebutuhan perusahaan dengan jumlah banyak tentunya supaya mendapatkan tenaga kerja sesuai kriteria yang diharapkan.

Kemudian di bidang pelatihan pihaknya memberikan pelatihan atau ketrampilan kepada pekerja di perusahaan dalam rangka menghadapi persaingan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Tentunya pelatihan ini merupakan salah satu bekal yang dapat dimiliki oleh pekerja dan dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi berbagai pesaing yang dapat mengancam pada pemutusan kerja.

“Contohnya, untuk pelatihan operator crane. Pengoperasiannya kan bukan seperti mobil biasa, jadi setelah mengikuti pelatihan nantinya juga dapat memperoleh sertifikasi,” ucapnya.

Tidak menutup kemungkinan seiring perkembangan zaman dan selayaknya diikuti dengan sumber daya manusia yang mampu mengimbangi persaingan dari tenaga-tenaga asing yang masuk ke Kabupaten Bekasi. Tidak luput juga dalam dunia kerja ada yang namanya permasalahan-permasalahan yang dapat mengundang masa.

“Jadi bidang Hubungan Industrial menyelesaikan permasalahan secara tuntas contoh penetapan UMK, didalamnya banyak pembahasan yang dapat menimbulkan pro dan kontra,”ujarnya.

Hal tersebut harus di cegah dan menyesuaikan perselisihan antara pekerja dan pengusaha secara maksimal sehingga tercipta ketenangan pekerja dan ketenangan ber usaha bagi pengusaha.

Lebih lanjut Effendi menuturkan, selain tersebut diatas tidak kalah pentingnya dalam Dinas tenaga kerja terdapat Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) pelatihan Kerja sebagai sarana masyarakat Kabupaten Bekasi lebih banyak untuk mendapatkan keterampilan.

“Dalam hal ini lebih diutamakan untuk melatih masyarakat kabupaten Bekasi yang baru lulus sekolah SLTA / sederajat,” tuturnya.

Sehingga mereka lebih siap dan matang dalam memasuki dunia perindustrian. Pelatihan ini tidak dipungut biaya sepeserpun. Oleh karena itu pihak Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi meminta kepada masyarakat  hendaknya mengikuti pelatihan karena dengan adanya ketrampilan yang dimiliki bisa sebagai modal dasar untuk bekerja di perusahaan maupun wira usaha dan caranya pun cukup mudah, cukup dengan mendaftar disertakan foto copy indentitas KTP. Adapun pelatihan kerja tersebut meliputi welding las, Las Co2, pemrograman, Administrasi perkantoran, Instalasi listrik, Lustril PLC, Body Repair Kendaraan Ringan, Otomotif Sepeda Motor, Operator CNC, Mesin Produksi dan Teknik kendaraan ringan.

“Bagi masyarakat yang hendak mengikuti pelatihan caranya sangat mudah, cukup dengan mendaftar disertakan foto copy indentitas KTP Kabupaten Bekasi,” tutupnya.(red)