Beranda Kriminal Memeras Warga Dalam Proses Perizinan Staf DPMPTSP Bekasi Terjaring OTT

Memeras Warga Dalam Proses Perizinan Staf DPMPTSP Bekasi Terjaring OTT

149
0
BERBAGI

Karna merasa diperas dalam proses pengurusan izin pada Dinas Perizinan Kabupaten Bekasi, warga Laporkan ke Polda Metro Jaya.

Tahtabekasi.com-Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bekasi, Abdul Hamid (42).

Penangkapan melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 34 juta dari pelaku.

Kasubdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Ferdi Iriawan, mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari warga yang merasa diperas oleh pelaku.

“Korban mengaku diperas oleh pelaku saat melakukan pengurusan surat keterangan, izin lokasi dan izin prinsip dengan modus meminta sejumlah uang kepada pelapor,” kata Iriawan, ketika dihubungi awak media (18/9).

Atas kejadian tersebut dilakukan upaya penyelidikan lebih lanjut dan dilakukan penangkapan terhadap AH.

“Penangkapan dilakukan di samping gedung (DPMPTSP) , tepatnya di Gedung Swatantra Wibawamukti, Jalan Pemda Kabupaten Bekasi pukul 13.20.”Kami amankan barang bukti berupa kantong merah yang diserahkan oleh pelapor, sebesar Rp 34 juta,”terangnya.

Selain itu, barang bukti lainnya berupa satu bundel permohonan izin lokasi PT VRB atas nama pemohon RD.
Lalu, satu lembar kartu PNS elektronik atas nama Abdul Hamid. Serta tiga amplop putih dan satu unit CPU.

“Pasal yang dipersangkakan adalah pasal 12 huruf e Undang undang RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang Undang Ri no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi,”jelasnya.

Menanggapi hal itu, salah satu Kepala Bidang (Kabid) pada dinas DPMPTSP Deni ketika dihubungi Tahtabekasi.com membenarkan adanya penangkapan terhadap salah satu staf DPMPTSP, terkait apa permasalahannya dirinya tidak mengetahui.

“ya benar memang saya dengar salah satu staf kami tertangkap tangan, itu staf bidang Sosial Budaya anak buahnya Kabid pa Efendi, namun terkait hal apa saya tidak tahu,”ungkapnya.

Deni pun menjelaskan penangkapan tersebut tidak dilokasi kantor, melainkan diluar kantor walaupun masih diareal Pemda, saya tidak tahu terkait apa penangkapan tersebut.(Fal)