Beranda Pemerintahan Masa…Tiga Mobil Dinas Panwaslu, Belum Dikembalikan

Masa…Tiga Mobil Dinas Panwaslu, Belum Dikembalikan

120
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Kepala Sekretariat (Kasek) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi, Dudin, benarkan bahwa kendaraan dinas (randis) mantan komisioner belum dikembalikan.

“Secara administrasi sudah ditandatangani berita acara penyerahan kendaraan dinas itu, tapi memang kendaraan itu sendiri masih sama masing-masing komisioner ketiga mobil kendaraan dinas itu,” ujarnya saat dimintai tanggapan oleh awak media, Jum’at kemarin.

Sebelumnya, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Barat, Herminus Koto, akan menyampaikan kepada Kepala Sekretariat (Kasek) Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi terkait belum dikemabalikannya kendaraan dinas (Randis) mantan Komisioner.

“Nanti saya sampaikan kepada Kasek, tapi kalau untuk komentar jangan saya, saya gak tau soal itu,” ujarnya kepada media saat diwawancarai usai kegiatan pengenalan kelembagaan Pengawas Pemilu di Hotel Sahid Lippo.

Salah satu Mahasiswa Universita Pelita Bangsa Fakultas Teknik, Yogi, terkait permasalahan randis mantan komisioner Panwaslu mengatakan, bahwa randis itu kalau memang merupakan asset Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi tentunya harus dikembalikan. “Karena tidak benar sikap mantan komisioner itu kalau memang randis tersebut belum dikembalikan, mengingat SK jabatan dari para mantan komisioner itu sudah berakhir terhitung sejak dilantiknya Kepala Daerah atau Bupati Bekasi terpilih,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, kendaraan dinas (Randis) komisioner panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bekasi diduga belum dikembalikan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Ironisnya lagi keberadaan kendaraan dinas itu sekarang ini bagai ditelan bumi tanpa diketahui rimbanya. Hal ini seperti dikatakan sumber kepada awak media, Nur, Rabu (7/6).

“Jadi kendaraan itu apakah masih ada di komisioner atau sudah ditangan Kepala Sekretariat Panwaslu Kabupaten. Namun keberadaan dari kendaraan itu sekarang ini tidak diketahui dimana, kuat dugaan kendaraan itu sengaja tidak kembalikan oleh oknum untuk digunakan atau dipakai pribadi,” ketusnya.

Menurutnya, kendaraan dinas itu merupakan asset atau barang milik pemerintah daerah, sepantasnya dikembalikan kepada pemiliknya mengingat komisioner hanya dipinjamkan untuk menunjang kinerja dari para komisioner panwaslu. “Seperti kita ketahui kan tahapan kerja atau masa kerja para komisioner panwaslu pilkada Kabupaten Bekasi berahir pada waktu pelantikan Kepala Daerah terpilih, artinya sudah sepatutnya tahapan masa kerja komisioner habis ya dikembalikan kendaraan tersebut,” tegasnya.

Terpisah Ketua Panwaslu Kabupaten Bekasi Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati tahun 2017, Akbar saat dikonfirmasi terkait permasalahan ini menegaskan bahwa kendaraan tersebut sudah diserahkan kepada Sekretariat Panwas. “Sudah saya tandatangani penyerahan kendaraan dinas tersebut, mengingat kendaraan itu hanya berbentuk pinjam pakai atau sebagai kendaraan dinas ketika pemilihan kepala daerah Bupati dan Wakil Bekasi,” pungkasnya. (ndi)