Beranda Pemerintahan Kepala Kejari Cikarang Tunjukkan Sifati Arogansi Ke Awak Media

Kepala Kejari Cikarang Tunjukkan Sifati Arogansi Ke Awak Media

30
0
BERBAGI

*** Wartawan Dibuat Malu di Depan Umum

 Tahtabekasi.com-Arogansi terhadap media kembali terulang, sekarang  ditunjukkan oleh Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang, Kabupaten Bekasi, Risman pada saat hendak di wawancarai awak media Cikarang Ekspres terkait penegakan hukum di Kabupaten Bekasi, justru melontarkan perkataan yang kurang menyedapkan.

Menurut Jiovanno mengatakan, Kepala Kejaksaan Negeri Cikarang, tidak mewujudkan seorang Pejabat atau publik figur yang kurang beretika. Karena pada saat dirinya akan melakukan wawancara untuk mendapatkan informasi, justru menghindar dan menunjuk-nunjuk.

“Saya merasa sedikit malu aja di depan umum. Kejari merasa tidak Sudi diwawancara dan sedikit berucap dengan nada tinggi untuk menghindar,” kata Jiovanno kepada awak media.

Jiovanno mengatakan, dirinya belum sama sekali bersuara untuk melakukan wawancara, namun Kepala Kejaksaan Risman Tarihoran langsung berucap tidak mau diwawancara, apalagi sama awak media Cikarang Ekspres.

“Saya juga bingung kenapa Kejari bersikap seperti itu. Dia bilang, saya tidak mau diwawancara sama wartawan apalagi sama dia males saya (sambil menunjuk wajah didepan umum, red),” ucap Jiovanno meniru ucapan Kejari yang disaksikan oleh wartawan Radar Bekasi, Muhammad Yusuf.

Jiovanno menduga Kejari bersikap seperti itu, lantaran banyak pemberitaan atas kinerja Kejaksaan yang sedikit memlempem alias lambat dalam penanganan perkara dugaan korupsi dalam berbentuk laporan dari masyarakat.

“Ini kedua kalinya dia (Risman, red) menunjukkan arogansinya kepada wartawan. Yang pertama kepada teman saya Achmad Arfan dan yang kedua sama saya, sewaktu di Kejaksaan,” ujar Jiovanno.

“Mungkin Bung Risman malu, karena diberitain karena kinerja dia yang kurang memuaskan dan di demo oleh masyarakat serta elemen lainnya,” sindirnya.

Sementara itu, KetuaIkatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Bekasi, Dwi Septiaji sangat menyayangkan sikap Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Risman Tarihoran, yang menunjukan kekesalannya kepada wartawan saat hendak ingin wawancara.

“Selaku Ketua IWO Kabupaten Bekasi, saya sangat menyayangkan sikap pak Kajari Risman Tarihoran yang menunjukan arogansinya di depan umum, di depan orang banyak, bahkan sampai menunjuk dengan jari tangan kepada wartawan yang akan mewawancarainya,” katanya, Rabu (18/10).

Sementara Sekretaris IWO, Dede Kurniawan menegaskan wartawan yang sedang melaksanakan tugas jurnalisnya, mendapat perlindungan hukum berdasarkan undang-undang nomor 40 tahun 1999 tentang kebebasan pers.

“Tindakan tersebut jelas melukai perasaan insan pers, sekaligus dapat mencederai nama baik intitusi Kejaksaan,” ungkapnya.(Ane)