Beranda Pariwisata ICMI Kabupaten Bekasi Dorong Promosi Kearifan Lokal di Wisata Industri

ICMI Kabupaten Bekasi Dorong Promosi Kearifan Lokal di Wisata Industri

427
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim se Indonesia (ICMI) Orda Kabupaten Bekasi ikut ambil bagian mempromosikan wisata industri yang digalakkan Disparbudpora Kabupaten Bekasi. Jajaran pengurus ICMI pun berkunjung ke pabrik coca cola amatil Indonesia yang ada di Kecamatan Cibitung.

Kedatangan pengurus ICMI selain berwisata industri juga memberikan masuka kepada pihak coca cola supaya tidak hanya mempromosikan produk dan sejarah perusahaan. Akan tetapi di acara itu diselipkan mengenai biografi Kabupaten Bekasi dan berbagai kebudayaan yang ada. Tentunya jika ini dilakukan akan lebih bermakna karena saling mendukung antara satu dengan yang lainnya.

“Program wisata industri sudah bagus. Tinggal kemasannya saja yang harus dipoles supaya tidak hanya menampilkan sisi industri saja,” tutur Ketua Rombongan ICMI Ahmad Khumaidi.

Hal ini dimaksudkan adanya program wisata industri bisa dijadikan juga ajang pengenalan Kabupaten Bekasi itu sendiri. Sebab momen yang ada sudah sangat tepat, apalagi yang datang untuk wisata industri bukan hanya dari Bekasi saja melainkan dari luar provinsi juga ada.

“Maksud saya, saat menanyangkan company profile perusahaan ada sesi penayangan company profile Kabupaten Bekasi biar yang berkunjung tahu mengenai bekasi,” tegas lelaki yang juga Bendahara ICMI Kabupaten Bekasi.

Ia menegaskan kalau hanya menayangkan company profile perusahaan pengunjung yang datang hanya tahu pabrik dan tidak tahu Bekasi walaupun secara sepintas.

“Di sinilah Disparbudpora harus jeli dan tidak hanya sekedar menggalakkan wisata industri semata,” ungkapnya.

Corporate Affairs Executive PT Coca cola  Amatil I‎ndonesia Zanita Arifin menjelaskan pihaknya sangat terbuka untuk kunjungan wisata industri. Apalagi coca cola Amatil merupakan satu dari 10 pabrik yang masuk wisata industri.

“Hampir tiap pekan ada yang kunjungan. Mulai dari pelajar sampai mahasiswa dan umum,” jelas Zanita.

Ia menjelaskan masukan supaya ada promosi atau pengenalan budaya lokal akan dipertimbangkan.

“Ini masukan yang bagus nanti akan kami pertimbangkan,” tutupnya. (tim)