Beranda Olahraga Dewan Berang, Kadispora Lecehkan Hasil Paripurna

Dewan Berang, Kadispora Lecehkan Hasil Paripurna

462
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Budaya dan Pariwisata, Agus Trihono sudah melecehkan hasil rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab Bekasi jika mengubah anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang telah di ketok palu dari 16 miliar menjadi 9,6 miliar.

Hal itu diungkapkan Ketua Fraksi Demokrat yang juga sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kab Bekasi, Taih Minarno kepada Tahtabekasi.com.

Taih Minarno mengatakan, jika isu itu benar akan dilakukan Kadispora akan melakukan pemangkasan anggaran dengan beralasan devisit anggaran di Pemerintah Daerah pada tahun 2015. Maka dirinya, sangat menyayangkan atas langkah yang akan dilakukan Kadispora. Oleh karena itu dirinya meminta kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin untuk memecat Kadispora Agus Trihono jika itu dilakukan secara sepihak.
“Pecat aja, itu Kadispora asal pangkas anggaran. Itu berarti telah melecehkan para Anggota Dewan karena itu sudah di ketok palu dan disetujui. Tau apa dia soal anggaran,” tandasnya.
“Agus tidak tau soal anggaran asal-asalan aja anggara dikurangi , dia ga cocok jadi kepala dinas,”ucapnya.

Dengan dilakukannya pengurangan anggaran untuk KONI tersebut. Masih kata Taih Minarno, yang juga salah satu Ketua Umum Pengcab Iktan Sepeda Sport Indonesi (ISSI) Kab Bekasi. Sudah tidak menghargai jerih payah atlet yang telah meloloskan Kab Bekasi sebagai juara umum Pekan Olahraga Daerah (Porda) XII Jawa Barat.
“Ini ga bisa didiamkan jika ada pemotongan anggaran ada apa ini? Ini hasil rapat banggar dan disahkan dan diputuskan di Paripurna Dewan, jangan asal potong aja berarti ini melecehkan kami,” tegasnya.

Terpisah, salah satu pengurus KONI Kab Bekasi yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, dirinya sangat menyayangkan jika Dispora akan memotong anggaran yang telah disetujui Legislatif dengan menganggarkan 16 miliar untuk KONI Kab Bekasi.
“Kami telah menanyakan tentang anggaran yang 16 miliar ke Beliau, tapi katanya dipotong karena defisit anggaran menjadi 9,6 M, kami jadi pusing karena program sudah kami susun. Dan program harus kami rubah lagi,” jelasnya kepada Harian Pelita seusai rapat kerja KONI.(An)