Beranda Politik ALU Kritisi Petahana Neneng Dengan Perlawanan Permanen

ALU Kritisi Petahana Neneng Dengan Perlawanan Permanen

212
0
BERBAGI

Tahtabekasi.com-Aliansi Utara (ALU) Kabupaten Bekasi akan melakukan perlawanan terhadap Petahana Neneng Hasanah Yasin apabila memimpin kembali roda pemerintahan periode 2017-2022.

“Kami akan siapkan 5000 pendukung untuk melakukan perlawanan secara permanen kepada Neneng Yasin apupun alasannya,” tegas ketua ALU Kabupaten Bekasi Sanusi, Minggu (19/2).

Alasan ALU melakukan perlawan itu lantaran dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada Rabu (15/2/2017) kemarin dinilai sangat kontroversi. ALU telah menemukan indikasi-indikasi kecurangan berupa “Politik Uang” yang dilakukan pasangan calon nomor urut 5, Neneng Hasanah Yasin – Eka Supria Atmaja (Neneng Yes).

“Indikasi politik uang itu dikisaran Rp50 ribu hingga Rp100 ribu. Ini sedang kami telusuri indikasi kecurangan tersebut. Termasuk juga kecurangan sistemik di birokrasi pemerintahan,” kata Sanusi.

Karenanya, Sanusi menganggap bahwa indikasi kecurangan dalam proses Pilkada ini tidak jujur dan adil (jurdil) serta tidak murni. “Lebih banyak kecurangannya,” tambahnya.

Sanusi pesimis ketika Neneng Hasanah Yasin yang berpasangan dengan Eka Supria Atmaja memimpin untuk lima tahun ke depan. Pasalnya, dalam kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin dalam satu priode sebelumnya wanprestasi (tidak berhasil).

“Pembangunan di Kabupaten Utara “mangkrak”, baik infrastruktur jalan, jalan tol, maupun jalan pantura. Termasuk pembangunan pinggir pesisir utara juga sejumlah aset-aset daerah, semuanya mangkrak,” bebernya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hasil rekapitulasi KPUD Kabupaten Bekasi bahwa pasangan calon nomor urut 5 Neneng Hasanah Yasin – Eka Supria Atmaja (Neneng Yes) memperoleh suara 44,72% mengungguli pasangan calon lainnya. Neneng Yes diusung oleh partai Golkar, NasDem, PAN dan Hanura. (dha)